Assalamu’alaikum
Warohmatullahi Wabarokatuh
Wahai
imamku di masa depan..apa kabarnya kau disana ? masihkah semangat berjuang
menemuiku ? J
Dan..aku
disini tak kenal kata lelah dan menyerah untuk senantiasa mencarimu..memantaskan
diri di hadapan Allah.
Ku
harap..kaupun begitu.. J
Aku
belajar banyak hal,agar nanti suatu saat jika Allah sudah menentukan waktu-Nya,
kita akan bertemu. Dan saat itu, aku sudah benar-benar siap untuk berjuang di
jalan dakwah bersamamu.. membela agama Allah,,mendidik calon mujahid dan
mujahidah kecil kita sepenuh hati,,membangun keluarga yang penuh cinta,,dan
bersama membangun istana di surga. J
Wahai
imamku... ku sadar ,,diriku jauh dari sempurna.
Aku
memang bukan Siti Khadijah, tapi.. aku belajar setia darinya.
Bukan
pula Siti Aisyiyah, tapi... aku belajar bersabar darinya.
Aku
bukan Siti Aisyah, tapi... aku belajar ikhlas darinya.
Dan
bukanlah Fathimah Binti Muhammad, tapi... aku belajar tabah darinya. J
Kata
awal imamku...aku sangat pencemburu. Semoga kita sentiasa bisa menjaga hati
kita selagi berjauhan.
Bersabarlah,
yakinlah Allah pasti mempertemukan kita. Jika memang bukan dunia ini tempat
pertemuan kita, insyaAllah... kita akan bertemu di jannah-Nya kelak.
Semangatlah
duhai kasihku,aku slalu menunggumu.
Salam
sayang ,, istri masa depanmu J
( Nurul
Fauzia Hayati )
Wassalamu’alaikum
Warohmatullahi Wabarokatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar