Rabu, 29 Oktober 2014

12 KEAJAIBAN SHALAT TAHAJUD

“Jika matahari sudah terbenam, aku gembira dengan datangnya malam dan manusia tidur karena inilah saat hanya ada Allah dan aku.”
Sejarah telah mencatat bahwa Rasulullah Saw dan para sahabat selalu melaksanakan shalat tahajud. shalat tahajud adalah shalat yang sangat mulia. Keajaiban melaksanakan shalat tahajud telah tercatat dalam alquran. Ada beberapa keajaiban shalat tahajud berikut ini.
1. Shalat Tahajud sebagai tiket masuk surga
Abdullah Ibn Muslin berkata “kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).
2. Amal yang menolong di akhirat
Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka. Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)
Ayat di atas menunjukkan bahwa orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang sangat nikmat di akhirat kelak.
3. Pembersih penyakit hati dan jasmani
Salman Al Farisi berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)
4. Sarana meraih kemuliaan
Rasulullah Saw bersabda, “Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)
5. Jalan mendapatkan rahmat Allah
Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dna membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)
6. Sarana Pengabulan permohonan
Allah SWT berjanji akan mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas. Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)
7. Penghapus dosa dan kesalahan
Dari Abu Umamah al-Bahili berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)
8. Jalan mendapat tempat yang terpuji
Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)
9. Pelepas ikatan setan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra
bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan jiwa.”
10. Waktu utama untuk berdoa
Amru Ibn ‘Abasah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalatwaktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)
11. Meraih kesehatan jasmani
“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang saleh sbelum kalian. Wahana pendekatan diri pada Allah Swt, penghapus dosa, dan pengusir penyakit dari dalam tubuh.” (HR. At-Tarmidzi)
12. Penjaga kesehatan rohani
Allah SWT menegaskan bahwa orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah. Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari di masyarakat.
Allah Berfirman, “Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)
Keajaiban shalat tahajud sudah terbukti, maka bertahajudlah!
Mungkin masih banyak lagi keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti shalat tahajud merupakan shalat yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.
Subhanallah .. Shalat tahajud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat .. ^_^

Rabu, 22 Oktober 2014

Transfering Knowledge for Santriwan Santriwati

 CARA MENGAJAR ALA USTADZAH -Have Fun-
Untuk menciptakan pengajaran yang aktif, kreatif plus menyenangkan tentunya diperlukan berbagai ketrampilan mengajar. Dengan ketrampilan ini, ustadz-ustadzah bisa memvariasi cara penyampaian ilmu kepada para peserta didik.
Untuk variasi pengajaran, ustadz-ustadzah bisa menggunakan ketrampilan yang  aktif di dalam kelas, seperti mengadakan pembukaan dan penutupan pelajaran, menjelaskan, serta mengadakan variasi.
Berikut trik-nya :
1.      Mengawali dengan pembukaan dengan penuh semangat.
Pembukaan yang dilakukan dipertama kali pertemuan biasanya yang akan ikut andil dalam menentukan lancar tidaknya sebuah majlis ta’lim. Jika pembukaan diawali dengan cara yang sangat professional, menyenangkan, dan penuh semangat biasanya sudah mampu menarik perhatian para peserta didik. Karena membuka pelajaran merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seorang ustadz-ustadzah untuk menciptakan kesiapan mental dan menarik perhatian peserta didik secara optimal, agar mereka memusatkan diri sepenuhnya pada pelajaran yang akan disajikan. Untuk mencapai hal-hal tersebut, maka ustadz-ustadzah bisa melakukan upaya berikut:
1.    Memulai kegiatan belajar mengajar dengan sambutan yang meriah. Seusai salam, ustadz-ustadzah bisa langsung menanyakan kabar kepada para peserta didik, atau bisa juga dengan menggunakan yel-yel bersama yang sifatnya menggugah semangat. Kalau di pesantren tempat saya mengajar, para santriwati pasti semangat sekali ketika ustadz-ustadznya menyambut mereka dengan pertanyaan: kaifa halukunna? (bagaimana kabar kalian semua). Dengan pertanyaan itu, dengan serentak dan suara membahana, para santri berseru: ‘Alhamdulillah! Hammasatun! Allahu Akbar!!’ (Alhamdulillah! Semangat! Allahu Akbar). Santriwati sendiri yang menciptakan yel-yel itu. Bersyukur sekali saya mempunyai anak didik yang selalu menumbuhkan motivasi sendiri, sehingga bukannya ustadzahnya yang membuat mereka semangat, tetapi justru malah mereka yang membuat para ustadz-ustadzahnya semangat mengajar. Benar-benar ajiib. ^_^
2.  Sebelum masuk ke inti pelajaran, ustadz-ustadzah bisa memulainya dengan memberikan pertanyaan mengenai pelajaran yang telah lampau. Sangat bagus sekali jika pada beberapa menit pertama digunakan untuk mengulang pelajaran sebelumnya dengan sekilas. Bisa juga, untuk menarik perhatian, ustadz-ustadzah mengawali pelajaran dengan cerita yang penuh hikmah. Dengan demikian pengajaran akan berjalan mulus lebih awal karena para peserta didik sudah focus pada pengajar di awal waktu.
3.      Menyampaikan tujuan (kompetensi dasar) yang akan dicapai.
4.      Mengulang sebentar materi yang sudah dijarkan di waktu yang lampau untuk sekedar mengingat. Setelah itu ustadz-usatadzh menghubungkan materi tersebut dengan materi yang akan diajarkan.
2.      Mengadakan Variasi
Pintar-pintar menciptakan variasi mengajar merupakan satu ketrampilan yang harus dikuasai para ustadz-ustadzah untuk mengatasi kebosanan para peserta didik dan menjaga ketekunan, semangat, serta antusias mereka dalam belajar. Berikut ini beberapa variasi yang bisa dicoba:
1. Memvariasikan suara, gerakan badan dan mimik, mengubah posisi, dan mengadakan kontak pandang dengan para peserta didik.
2. Variasi dalam menggunakan media pengajaran, seperti alat-alat peraga. Akan sangat baik sekali jika media tersebut bisa dilihat kasat mata.
3. Variasi dalam pola interaksi misalnya dengan mengolompokkan peserta didik, tempat kegiatan pembelajaran, dan lain-lain.
3.      Tips Menyampaikan Materi
Dalam menyampaikan materi pengajaran, diperlukan sekali variasi yang mendukung kelancaran berlangsungnya kegiatan belajar mengajarnya. Walaupun misalnya para ustadz-ustadzah menyampaikan materi pengajaran dengan cara berceramah atau menjelaskan, maka tetap diharapkan para peserta didik tetap antusias mengikuti pelajaran sampai akhir. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba:
1.      Ikhlas. Nah, ini mah yang harus dipatok pertama kali. Ikhlas merupakan pondasi dalam melakukan segala kegiatan. Jika dalam mengajar ustadz-ustadzah ikhlas untuk berbagi ilmu, maka otomatis cara penyampaian materi yang ustadz-ustadzah lakukan akan terasa menyenangkan dan mudah difahami bagi semua peserta didik.
2.    Menguasai materi. Untuk bisa menyampaikan materi dengan baik, tentu para ustadz-ustadzah dituntut untuk menguasai materi yang akan disampaikan. Dengan demikian, ustadz-ustadzah tidak bingung ketika menjelaskan maupun ketika mendapat pertanyaan dari peserta didik.
3.      Ketika menyampaikan materi pengajaran, kita usahakan dengan bahasa yang sederhana, lugas dan tidak bertele-tele.
4.     Memberikan contoh yang riil untuk setiap materi yang disampaikan. Kalau perlu juga memberikan analogi untuk penjelasan yang dianggap rumit.
5.  Memberikan canda tawa atau humor ditengah-tengah pelajaran juga sangat perlu diadakan untuk mencairkan suasana, dan lebih membuat anak rileks.
6.      Mengajukan pertanyaan kepada peserta didik untuk mencek pemahaman mereka.
7.      Sangat dianjurkan untuk memberi tantangan kepada para peserta didik untuk menguatakan pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Misalnya, para peserta didik yang mengaku sudah faham dengan penjelasan ustadz-ustadzah, disuruh mengulang di depan kelas seakan-akan ia adalah ustadz atau ustadzah yang sedang mengajar.
4.      Mengakhiri dengan penutupan yang berkesan
Untuk mengakhiri kegiatan belajar, ustadz-ustadzah bisa dengan menyimpulkan kembali materi yang telah disampaikan. Mengajukan beberapa pertanyaan kepada semua peserta didik untuk mencek pemahaman juga sangat baik untuk dilakukan. Selain itu juga, ustadz-ustadzah juga perlu memberikan tugas rumah baik berupa latihan-latihan praktek yang berkaitan dengan materi yang telah disampaikan, atau pun membaca bacaan yang terkait dengan pelajaran untuk menguatkan pemahaman atau menambah wawasan. Sebelum menutup majlis, ustadz-ustadzah sebisa mungkin memberi pesan atau motivasi kepada para peserta didik untuk terus belajar dan tak berputus asa.

Rabu, 08 Oktober 2014

PUISI KU


LAILATUL QADR
       
Buah karya : Nurul Fauzia. H

Semilir angin menggugah hati mencari ketenangan
Perlahan membuka penglihatan yang terpejam
Sepii ... sunyi ...
Segala suara tersembunyi, terasa damai bak di taman firdausi

            Bergegas sirami diri dengan tetesan air suci
            Membasuh muka, tangan dan kedua kaki
            Berharap seberkas cahaya hadir sebagai lentera hati

Takbir awalan, menggugah kegersangan
Lantunan ayat terucap, airmata bercucuran
Sujud panjang, menghadirkan ketenangan
Barisan insan menghadap Tuhan
Terasa percikan kekuasaan, menyadarkan kenistaan
Oh Tuhan ... inikah indah malam Lailatul Qadr

            Titisan airmata bak hujan di gurun sahara
            Tenang ... tentram ... mendamba sutera kasih-Nya
            Syukurku tiada terkira, jernih tulus di dalam doa
            Bersama keluarga, merintih memohon maghfiroh-Nya

Yaa Robb tempat bersandar ...
Kami datang dengan membawa sejuta permasalahan
Kami hadapkan hati dipenuhi titik noda hitam
Kami pasrahkan segala persoalan dengan jalan penghambaan

            Yaa Allah Yaa Tuhanku ...
            Rahmati daku dan permintaanku J

“Sepucuk Surat Untukmu Calon Imamku”


Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Wahai imamku di masa depan..apa kabarnya kau disana ? masihkah semangat berjuang menemuiku ? J
Dan..aku disini tak kenal kata lelah dan menyerah untuk senantiasa mencarimu..memantaskan diri di hadapan Allah.
Ku harap..kaupun begitu.. J
Aku belajar banyak hal,agar nanti suatu saat jika Allah sudah menentukan waktu-Nya, kita akan bertemu. Dan saat itu, aku sudah benar-benar siap untuk berjuang di jalan dakwah bersamamu.. membela agama Allah,,mendidik calon mujahid dan mujahidah kecil kita sepenuh hati,,membangun keluarga yang penuh cinta,,dan bersama membangun istana di surga. J
Wahai imamku... ku sadar ,,diriku jauh dari sempurna.
Aku memang bukan Siti Khadijah, tapi.. aku belajar setia darinya.
Bukan pula Siti Aisyiyah, tapi... aku belajar bersabar darinya.
Aku bukan Siti Aisyah, tapi... aku belajar ikhlas darinya.
Dan bukanlah Fathimah Binti Muhammad, tapi... aku belajar tabah darinya. J
Kata awal imamku...aku sangat pencemburu. Semoga kita sentiasa bisa menjaga hati kita selagi berjauhan.
Bersabarlah, yakinlah Allah pasti mempertemukan kita. Jika memang bukan dunia ini tempat pertemuan kita, insyaAllah... kita akan bertemu di jannah-Nya kelak.
Semangatlah duhai kasihku,aku slalu menunggumu.
Salam sayang ,, istri masa depanmu J
( Nurul Fauzia Hayati )
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.


Rabu, 24 September 2014

Sekilas mengenai MUSLIMAH


Pengertian wanita muslimah

Apa yang dinamakan dengan WANITA MUSLIMAH? Wanita muslimah ialah wanita yang memeluk agama islam. Wanita muslimah adalah wanita yang sholehah, dalam islam sudah jelas, islam mengangkat tinggi derajat seorang wanita, apa lagi wanita yang sholehah, yang memperhatikan kecantikan diri dan bersolek hanya untuk suaminya. Untuk menciptakan rasa suka cita. Dinilai oleh islam sebagai wanita sholehah, yaitu sebagai sebaik-baik perhiasan dunia.
Wanita muslimah adalah calon penghuni surga. Wanita yang beriman,bertkwa serta senantiasa bersabar dan ridho dengan cobaan yang selalu menimpanya dalam kehidupan dunia yang fana.akan tetapi ia enggan untuk membuka auratnya, maka ia beruntung karna akan menjadi wanita muslimah calon penghuni surga.   

Hal-hal keistimewaan wanita muslimah
Berikut ini adalah sebagian dari contoh-contoh keistimewaan pada wanita muslimah :
  • Wanita yang sholehah (baik) itu lebih baik dari pada 70 pria yang sholeh.
  • Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
  • Wanita yang Hamil akan mendapat pahala berpuasa pada siang hari.
  • Wanita yang hamil akan mendapat pahala beribadah pada malam hari.
  • Wanita yang meninggal pada masa 40 hari setelah persalinan,maka akan ditimbang sebagai mati syahid.
  • Wanita yang melayani suaminya tanpa hianat,mendapatkan pahala 12 tahun sholat.
  • Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersamaku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) di dalam syurga.
  • Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
  • Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari pintu manapun yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
  • Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan dilaut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya dan saudara suaminya (serta menjaga sholat dan puasanya).
  • Perempuan apabila sholat lima waktu, puasa pada bulan Ramadan, memelihara kehormatannya serta taat pada suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana saja yang dia kehendaki.
  • Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10.000 tahun).
  • Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah Subhanahu Wa Ta’ala mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
  • Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
  • 2 rakaat sholat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat sholat wanita yang tidak hamil.
  • Wanita yang memberi minum air susu ibu (asi) kepada anaknya dari badannya (susu badannya sendiri) akan dapat satu pahala dari pada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
  • Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang kerumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala layaknya berjihad.
  • Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
  • Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun sholat dan puasa.
  • Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akherat, tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang menutup auratnya yaitu yang memakai purdah di dunia ini dengan istiqomah.
  • Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
  • Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memijat suaminya tapi atas suruhannya akan mendapat pahala 7 tola perak.
  • Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempo (2 tahun), maka malaikat-malaikat dilangit akan menyampaikan berita bahwa syurga wajib baginya.
  • Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun sholat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengaruniakan satu pahala haji.
  • Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadah.